Kenapa Harus TDA MART ?

Bissmillahirrahmanirrahim

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang resign yang bisa teman – teman baca disini , dari tulisan tersebut banyak yang menghubungi kami dan berminat untuk mandiri dan membangun bisnis online.
Dan TDA MART adalah wadah yang tepat untuk mewujudkan itu, hanya saja yang harus dipahami, bahwa tidak ada kesuksesan yang datang tiba-tiba tanpa adanya usaha, karena hasil tidak akan menghianati proses. Ada harga yang harus dibayar, ada waktu yang harus dialokasikan, ada kesungguhan yang harus terus ditanamkan dan ada istiqomah yang harus terus dijaga.

Jika Anda Siap Dengan itu semua, silahkan lanjutkan membaca tulisan di bawah ini, oh ia, tulisan ini juga cukup panjang, dan akan banyak fakta yang disampaikan, saran saya baca perlahan dan renungkan, sehingga ketika di bagian akhir, keputusan apapun yang anda ambil, pastikan keputusan itu diambil berdasarkan fakta dan data, bukan berdasarkan retorika, apalagi hanya dengar dari katanya.

Apa itu TDA MART dan Latar Belakang Didirikanya ?
TDA MART lahir dan didirikan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA), yaitu Komunitas Wirausaha Terbesar di Indonesia yang saat ini tersebar lebih dari 60 kota di Indonesia dan 5 Negara (Malaysia, hongkong, Singapura, Australia, Mesir) , Di usianya yang ke 10 tahun pada tahun 2016, TDA telah berhasil menginspirasi ribuan orang untuk mandiri dengan berwirausaha. Ada yang berhasil, tidak sedikit yang gagal.

Dari yang berhasil kita banyak belajar tips dan trik supaya kita bisa berhasil menjadi wirausaha, Dari yang gagal kita juga banyak belajar, faktor apa yang menyebabkan gagal supaya kita tidak mengalaminya.
Dari hasil analisa, salah satu faktor kegagalan adalah karena hampir semua pebisnis pemula melakukan kesalahan yang sama, apa saja kesalahan tersebut ?
Masuk Pasar Tanpa Melakukan Riset Market, terkadang kita tidak pernah mau melakukan market riset kita lebih senang pakai feeling saja
sebagai contoh : kita mau bisnis , lalu kita coba membuat produk , dan kita tanya saudara kita, tetangga kita dll, dan pasti dia bilang enak, bagus, unik dll
Selanjutnya PEDE lah kita buat tuh produk lebih banyak, dan setelah produknya jadi, maka ZONK tidak ada yang mau beli. Padahal uang kita sudah habis untuk bikin tuh produk Dan akhirnya penderitaan itu dimulai.

Padahal kita tidak perlu buat produk yang bagus, kita tidak perlu buat produk yang unik, kita tidak perlu buat produk yang enak, bahkan kita tidak perlu pengakuan dari semua orang bahwa produk kita itu bagus, enak, ataupun unik, yang kita butuhkan cuma satu, yaitu orang yang mau beli Produk Kita. betul tidak ?
biarpun produk kita biasa saja kalau ada yang mau beli itu jadi luar biasa, ini pengalaman pribadi heheehe,
nah dari mana kita tahu orang itu mau beli produk yang kita jual ?

Ya dari Riset Market dari Riset market lah kita bisa tahu apakah ada banyak orang yang mau beli produk kita Nah masalahnya UKM2 itu pada nggak mau riset kita tuh sombong padahal perusahaan besar mereka sediakan banyak uang untuk melakukan market Riset lah kita sombong sekali maen pake feeling aja akhirnya ya ZONK Produk Numpuk dan nggak ada yang mau beli heheheh jadi skill pertama yang harus dimiliki adalah kemampuan untuk melakukan riset market
Kesalahan Kedua adalah seringkali waktu produksi tidak pernah sesuai, ini biasanya dialami oleh yang punya produksi, akibatnya pengiriman barang terlambat, lalu konsumen kecewa, begitu kecewa konsumen tidak mau beli lagi karena sudah beralih ke produk yang lain. Nah bagaimana kita bisa terlambat ?
karena kita tidak pernah membuat perencanaan produksi, jadi skill kedua yang harus dimiliki adalah memiliki kemampuan perencanaan produksi, kapan saatnya beli bahan, kapan saatnya produksi, kaan saatnya buat sample dan lain sebagainya dan ilmu ini bisa jadi 50 SKS sendiri.

Design Produk Yang Tidak Menarik , Ini Masalah yang ketiga, Dimana terkadang design produk yang kita miliki sangat tidak menarik, sehingga orang nggak semangat untuk membelinya bagaimana kita mau punya design yang bagus ? wong dari office boy sampai direktur kita semua yang pegang eheheheh

Jaringan Dsitribusi yang sangat rendah kebanyak UKM itu kalah jaringan distribusinya dengan prusahaan besar, produk UKM susah dicari bahkan orang tidak tahu dimana saya harus beli produk itu.
tahu nggak kenapa ? Kebanyakan dari UKM tidak punya jaringan distribusi yang baik, Dan anehnya lagi, banyak sekali UKM ynag tidak mau orang lain untuk menjual produknya, padahal kunci utama dari distribusi adalah berbagi keuntungan, Cuma ya itu, kebanyak UKM tidak mau berbagi keuntungan dengan yang lain.
sebagai contoh : Jika kita jual produk A, harganya 100rb, lalu ada orang yang mau menjualkan produk A tersebut, Maka berapa harga yang diberikan oleh pemilik produk ?biasanya pemilik produk kasih harga misalya 90rb, Sambil bilang ke calon penjual katanya dia bisa jual 120 atau 130. Padahal dia sendiri jual produk eceranya itu 100rblalu bagaimana bisa orang lain yang mau menjualkan produk kita, kita jadikan saingan kita ?Ya pasti dia akan memilih mundur, akibatnya dia akan sendirian saja menjual produknya.

Masalah selanjutnya adalah Belanja Bahan Baku yang Mahal, Diawal – awal kita memulai bisnis kita masih terbatas memproduksi barang atau jasa, karena masih sedikit maka kebutuhan bahan bakunya sedikit, sehingga ketika kita belanja bahan baku harganya mahal, nah kelemahan kita para UKM tdk mau kolaborasi, bayangkan kalau kita adalah penjual ayam goreng, dan sehari membutuhkan 30 ekor ayam, tentunya ini tidak banyak. Kita bisa berkumpul dengan penjual ayam goreng lainya dan negosiasi ke peternakan supaya dapat harga murah, bayangkan jika ada 100 orang penjual ayam goreng dan rata2 kebutuhanya adalah 30 ekor sehari, maka kalau ada 100 orang maka akan diperlukan 3000 ekor ayam sehari, sebulanya bisa 90.000 ekor setahunya 1.180.000 ekor dan itu jumlah yang tidak sedikit. kita bawa angka itu ke peternakan, maka saya yakin bisa dapat harga yang ekonomis, ini berlaku kepada idustri lainya, masalahnya kita lebih seneng jalan sendiri, inilah yang terjadi di UKM kita.

Masalah selanjutnya adalah terkadang di awal2 bisnis biaya perasional berbanding terbalik dengan omset, akhirnya yang terjadi adalah bebannya terlau tinggi, karena kita subsidi terus, sebenarnya kita subsidi opersional nggak masalah, asal tahu samai kapan kita harus subsidi ? kalau subsidi terus2an yang ada adalah kita tekor dan banyak hutang, akhirnya ujung2nya stress. pelajaran selanjutnya adalah kita harus punya kemampuan membangun cost struktur, sampai kapan kita bisa merugi ? kapan saatnya kita harus ambil untung dan berapa banyak modal yang harus kita siapkan kalau kita mau mencapai omset tertentu. dan ini ilmu yang tidak gampang.

Selalu Berfikir Memulia Bisnis dengan memproduksi Barang atau jasa, ini adalah penyakit hampir 90 % orang yang mau berbisnis, Selalu berfikir memulai bisnis itu dengan produksi sesuatu baik itu barang atau jasa, akibatnya apa ?
ketika kita mau mulai berbisnis, kita sibuk investasi alat2 produksi dan setelah semuanya dibeli mulailah kita buat barang, dengan harapan ketika barang jadi bisa langsung dapat uang, padahal ketika kita baru mulai bikin barang, kita justru menghabiskan uang kita baru dapat uang itu kalau kita berhasil menjual, lalu gimana ? uangnya udah keburu habis untuk beli alat2 produksi… hayoooo siapa yang punya pengalaman seprti itu ? 😂
terus, kalau kita dapat uang ketika kita menjual… kenapa kita memulai bisnis dengan membuat ? kenapa tidak langsung menjual saja ?

kalau saat ini anda baru mulai berbisnis, dan anda punya modal 10 juta rupiah, maka jangan pernah anda pakai uang anda untuk membeli alat2 produksi, simpan uang anda itu untuk membiayai aktifitas promosi atau jualan, jangan terbalik.

Lalu anda semua baru menjawab…. oh ia ya… kenapa nggak dari dulu saya berfikir seperti itu ? 😂😂😂😂
Networking yang Rendah, masalah selanjutnya adalah kita tuh kurang gaul nggak mau berkumpul dengan orang lain, pengenya jalan sendiri aja akibatnya kalau ada masalah kita suka kesulitan sendiri, akhirnya kita stress dan tersesat tak tahu arah jalan pulang 😁
padahal menurut penelitian mau jadi apa kita 5 tahun kedepan ditentukan oleh :
1. Apa yang kita dengar
2. Apa yang kita biicarakan
3. Siapa teman kta ?
4. Buku apa yang kita baca ?

kalau lingkungan kita selalu ngomong negatif, terus senengnya gosipin orang temanya lebih seneng mengeluh dan nyinyir, bacaan bukunya buku komik yang nggak bawa kita ke kemajuan… lalu kita mau sukses bisnis ? apa ia mungkin ? kok rasanya ya tidak mungkin, yuk mulai sekarang kita berubah cari lingkungan yang kondusif, baca buku bacaan yang bisa membuat kita maju teman yang bisa bawa kita berkembang.. dan itu mungkin salah satunya ada disini di TDA MART.

Selalu Ingin Memulai sesuatu yang besar, Masalah selanjutnya kita kebanyakan bermimpi tapi nggak mau action, maunya selalu memulai sesuatu yang besar tapi nggak mau action sama sekali, maunya punya bisnis yang besar, tapi nggak mau mulai dari kecil dan nggak mau berkorban…
padahal Berfikir besar itu harus, tapi kita harus mulai dari hal yang kecil, dan naikin skalanya dengan cepat kalau ini terjadi maka bisnis kita akan cepat besar.

Bukan sebaliknya…..
kebanyakan alasan, nggak mau berkorban, nggak mau action, Banyak Mengeluh, nggak mau keahlian seseorang dan masih banyak lagi, tapi mimpi sukses…. ya kelaut aja
Terlalu sibuk di Dapur Mengurus Produksi dan lupa membangun pasar , Masalah selanjutnya, kita Terlalu sibuk mikirin dapur produksi, Tidak sadar bahwa uang kita adanya di jualan kita lupa membangun pasar, akibatnya apa ? omset kita segitu2 aja, malah lebih banyak turunya.

Padahal kalau kita dapat uangnya dari jualan, ngapain kita ngurusin produksi ? biarkan saja orang lain yang lebih ahli yang megurusnya betul tidak ?
kita cukup fokus bagiamana jualan dan membangun pasar karena uang adanya di pasar bukan Dapur, betul kan ?
Tidak Mau Kolaborasi, dan semuanya ingin dimiliki sendiri, ini Penyakit akut Kita tuh senegnya jalan sendiri, ketika ada orang lain mengajak kerjasama dan kolaborasi bawaanya curiga terus termasuk ketika baca tulisan ini sudah berfikir negatif, jangan2 ini MLM atau investasi bodong dll.

Padahal sejarahnya Tidak ada pengusaha sukses yang jalan sendiri semuanya kolaborasi, coba lihat Chairul Tanjung, Bill Gates, Salim Group dan lainya semuanya besar dengan kolaborasi nggak ada yang jalan sendiri, jadi…? masih mau jalan sendiri ?
Akses Produk ke suplier terbatas, karena keterbatasan modal, nah ini yang paling pentingkalau kita jalan sendiri, kita nggak punya banyak akses ke produk suplier kalaupun ada modalnya nggak kecil
contoh kecil : Jika kita mau jualan, lalu kita mau jual 10 brand maka kalau kita nggak punya akses, maka kita harus beli stock brand tersebut misalnya satu brand itu harus stock 1juta maka kalau 10 brand maka harus 10 juta padahal modal kita cuma segitu2nya akhirnya habis untuk stock barang. Padahal untuk menjual dan promosi kita membutuhkan biaya betul Tidak ?

Pemahaman Digital Marketing Yang Rendah, nah ini yang terakhir sekarang jamanya serba online, HP kita bisa online 24 jam tapi kita tidak bisa jadikan HP kita sebagai sumber uang kenapa ? karena kita tidak tahu caranya bingung mulainya darimana, Bingung nggak ada yang ngajarin, pokoknya serba bingung ? padahal HP nya Iphon 7 heheheheehe ada yang ngalamin ?

NAH BERDASARKAN HAL-HAL DIATAS LAH MAKA KAMI MENCOBA MENYUSUN SEBUAH FORMULASI CARA YANG BENAR BAGAIMANA MEMULAI BISNIS,

Kita Membagi tahapan berbisnis menjadi tiga tahapan
BASIC

Pada tahap ini kita awali dengan belajar bagaimana melakukan riset Market supaya tahu produk apa yang dicari oleh konsumen, selanjutnya setelah kita tahu produk apa yang dicari konsumen kita tentukan produk apa yang akan kita fokuskan, ingat, teman2 tidak perlu menjual seribu produk pada satu orang, tapi mendingan kita jual satu produk ke seribu orang, kenapa ? karena peluang terjualnya akan jauh lebih besar betul tidak ? setalah kita lakukan riset market, maka kita ulai belajar bagaimana promosi baik online tau offline, supaya promosi kita lebih mengena kita belajar juga copy writing. Kita optimasikan sosisl media yang merupakan salah satu sumber konsumen tertinggi saat ini, kita belajar optimasi FB, IG, Line, WA, BBM dan sebagainya

INTERMEDIATE

Setelah kita mulai promosi maka sudah ada orang2 yang bertanya, lalu kita belajar ilmu baru bagaimana supaya orang bertanya tersebut jadi beli produk kita, maka kita belajar ilmu Follow up, Terkadang saat kita follow up terjadi tawar menawar, bagaimana caranya supaya kita bisa memenagkan negosiasi ? Maka kita harus belajar seni bernegoisasi supaya konsumen mau beli sama kita, ketika konsumen sudah jadi beli, ternyata barangnya ada yang cacat, hal ini ada saja kemungkinanya, maka mereka komplain, disini kita belajar ilmu baru handling objection bagaimana kita mengolah komplain jadi peluang, Nah biar mereka puas, kita juga harus belajar ilmu service excellent. kalau banyak konsumen puas, maka tingkat repeat order akan tinggi, MAka kalau omsetnya udah banyak akan banyak uang masuk ke rekening kita, kita butuh ilmu baru yaitu administrasi dan keuangan bagaimana mengelola keuangan supaya ketahuan berapa banyaknya keuntungan kita, Bukan seolah2 banyak omsetnya tapi nggak ada uangnya heheheeh, saat omset kita sudah banyak kita kelabakan untuk kerjakan semuanya sendiri, maka kita butuh karyawan yang bantu, maka kita belajar lagi ilmu baru yaitu bagaimana kelola team.
nah dua tahapan di atas saja belum tentu habis dipelajari selama satu tahun, bahkan bisa jadi minimal 2 tahun

ADVANCED

SETELAH OMSET KITA BANYAK MINIMAL DI ATAS 100 JUTA/bulan lah, Baru kita berfikir, kayaknya nggak enak kita jualan produk orang terus, pengen juga deh kita punya Brand sendiri barulah kita mulai belajar produksi, management produksi, SDM produksi Branding, Public Relation, CRM (Costumer Relationship Maanagement), Distribution Chanel dan lain sebagainya, dan ini ilmu tersendiri, tidak cukup satu tahun kita mempelajarinya. ingat ya… berurutan belajarnya dari BASIC ====> ITERMEDIATE =====.> ADVANCE BUKAN KEBALIK BIKIN PRODUK DULU, LALU BARU BELAJAR CARA JUALAN, yang ada ini akan jadi musibah…. dan ini yang terjadi pada diri kita, Hayoooo pasti banyak yang berfikir seperti itu….

Melihat hal itulah maka kami buat solusi bagi teman2 yang pengen belajar mulai bisnis bisa lihat di video ini : https://youtu.be/bM795Da5p8s,
singkatnya TDA MART itu begini, diluar sana banyak sekali produk2 UKM yang bagus2 namun mereka nggak tahu cara menjualnya, mereka kesulitan bangun jarungan distribusi, kalaupun bisa mereka nggak punya modal, disisi lain, banyak orang yang ingin memulai bisnis, – tapi nggak tahu caranya , – nggak punya modal banyak – nggak punya guru atau mentor – nggak punya komunitas yang mendukung dan itu mungkin salah satu dari anda semua akhirnya kita pertemukan di TDA MART, buat yang punya produk bergabunglah menjadi suplier di TDA MART maka produk anda akan dipasarkan oleh 2000an lebih reseller yang sudag bergabung di TDA MART tanpa bingung bagaimana harus membinanya karena itu akan dibina oleh TDA MART. Buat yang masih bingung mau bisnis apa, maka bergabungkah menjadi reseller di TDA MART, bergabung bersama 2000 an orang yang sudah bergabung, dan anda akan mendapatkan :
1. Ribuan produk yang bisa dijual tanpa harus stok dulu dengan margin discount up to 30%
2. Mentor yang membimbing
3. lingkungan yang saling support
4. Bacaan dan Materi Edukasi yang bisa membawa anda lebih maju (lebih dari seratus materi di member Area)
5. kesempatan dan peluang untuk maju kemudian bisa punya brand dan jadi suplier di TDA MART
dan masih banyak lagi yang lainya…Keduanya jadi happy… suplier happy dan reseller pun happy ada lebih dari 100 materi edukasi yang exclusive yang bisa dipelajari dan semuanya FREE untuk member , Di TDA MART juga ada : – Group Khusus – Forum konsultasi – Webinar – Mentoring – Reward Uang dan Traveling ke luar negeri, dan masih banyak lagi yang bisa didapatkan Nah di TDA MART teman2 yang baru mulai bisnis kita ajarkan step by step memulainya seperti bagan yang kita kasih di atas dari mulai

BASIC =====> INTERMEDATE =======> ADVANCED

Bisa jadi anda memulainya jadi reseller, tapi 2 tahun kemudian anda menjadi suplier karena anda sudah punya ilmunya…. atau ada juga yang senengnya jadi reseller aja… itu pilihan… Berikut Fasilitas Apa Saja Yang Akan Didapatkan Jika Anda Bergabung Dengan TDA MART

  1. Discount Ribuan Produk Up To 30% , Tanpa Harus Stock dan Tanpa Minimal Pembelian, 100 % Produk UKM Lokal, Produk ada Fashion, Herbal, Kraft, ATK, Kuliner, Buku, Kosmetika, dll, Produk Bisa silihat di http://bit.ly/Produk_TDA
  2. Web Replika Dengan Nama Toko Reseller contoh store.tdamart.com/masagi.
  3. Ratusan Materi Edukasi Dari Basic Sampai Bisa (Mindset Pebisnis Sukses, Targeting&Planing, Riset Market, Copy Writing, sosial media marketing (FB ads, IG ads) , seni menjual, handling objection total lebih dari 100 materi edukasi yang diluaran kalau anda belajar sendiri – sendiri biayanya bisa jutaan rupiah bahkan puluhan juta, di TDA MART kita berikan free, termasuk tools yang kita buat khusus untuk reseller
  4. Bimbingan Rutin Baik Online Offline
  5. Group Khusus Untuk Saling Sharing
  6. Reward Khusus seperti Bonus Uang, Traveling ke Luar Negeri dll
  7. Bonus Affiliasi Serta Transaksi Yang Bisa Jadi Pasive Income
Sistem Penjualan di TDA MART menggunakan Pola Dropshiping, Yaitu barang Dikirim Langsung Oleh Suplier TDA MART ke alamat Konsumen, dengan nama pengirim adalah anda sebagai reseller. Dan data konsumen menjadi hak reseller tidak boleh dipegunakan untuk kepentingan lain. kami akan ajarkan Cara memasarkan Produk TDA MART anda dengan berbagai cara seperti :
  • Website Replika dimana setiap reseller mendapatkan website replika dengan nama, logo, nomor telepon sendiri.
  • Sosial Media sepert FB, IG, Twiter, BBM, WA, Youtube
  • Menggunakan Chanel Market Place seperti Tokopedia, buka lapak, OLX, Sophee dll
  • Email Marketing
  • Dan Chanel lainya baik itu Online ataupun offline
DAN YANG PASTI DI TDA MART KITA HANYA MENJUAL 100 % PRODUK LOKAL, JADI KITA BERJAMA’AH UNTUK MENJADIKAN PRODUK LOKAL MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI, DAN BERSAMA – SAMA KITA MENJADI PAHLAWAN EKONOMI KELUARGA
Dari uraian di atas, semoga bisa memberikan gambaran yanng jelas dan gamblang tentang TDA MART, sehingga bagi anda yang berminat bergabung bersama TDA MART punya keyakinan yang cukup kuat, sehingga langsung action. Nah Buat yang sudah yakin dan ingin bergabung menjadi keluarga besar di TDA MART silahkan klik DAFTAR jika masih ada yang ingin ditanyakan lebih jauh, silahkan hubungi kami lewat WA berikut Namun sebelum bertanya sebaiknya baca detil dulu tulisan di atas, supaya kita tidak menanyakan pertanyaan yang berulang. TDA MART ini hanya salah satu solusi bagi anda yang ingin memulai bisnis, sama sekali tidak gratis, alias ada investasi yang harus anda keluarkan karena ada banyak SDM yang harus kita biayai, kita harus memberikan apresiasi terhadap itu, walaupun kami yakin investasinya sangat ringan dibandingkan jika anda memulai bisnis sendiri dan mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Investasi inipun jadi salah satu entry barer bagi yang niat dan bersungguh – sungguh dengan yang hanya ingin coba – coba saja. terus terang diluar sana untuk mendapatkan apa yang diberikan oleh TDA MART kita harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah atau bahkan puluhan juta, dan semuanya sama, tidak ada jaminan sukses, begitu juga di TDA MART, kamipun tidak memberikan jaminan sukses, karena semua tergantung pada diri anda, apakah anda mau melewati prosesnya atau tidak, anda mau praktek atau tidak, anda mau mengalokasikan waktu setiap hari atau tidak, jadi jangan pernah meminta jaminan kesuksesan kepada siapapun, karena andalah sesungguhnya yang bisa menjamin kesuksesan anda sendiri. Jadi semuanya tergantung pada anda.. Mau langsung Daftar disini ? Atau Mau Daftar disini ?
Salam Scale Up TDA MART